Minggu, 03 Juni 2012

Edible


KEMASAN EDIBLE

I.                    Pengertian
Kemasan edibel adalah kemasan yang dapat ikut dikonsumsi, bersifat mewadahi dan memberi bentuk yang bersifat melindungi bahan pangan dari kehilangan substansi yang mudah menguap (volatil), reaksi antarsubstansi, penyerapan uap air dari udara dan reaksi ketengikan oksidatif. Kemasan edibel adalah suatu jenis bahan pengemas yang dapat dikonsumsi dan digunakan untuk membungkus bahan pangan sehingga bahan pangan secara umum terhindar dari penurunan atau penyimpangan mutu akibat pengaruh lingkungan, dalam jangka waktu tertentu. Ditinjau dari fungsi pengemasan, kemasan edibel lebih berfungsi sebagai pelindung bahan pangan dari penyimpangan mutu, kemasan edibel tidak mengenal migrasi komponen berbahaya dan dapat memperbaiki kekurangan pengemasan sintesis.
Ciri kemasan edibel yang ideal adalah mampu memberi perlindungan terhadap produk pangan, dapat meningkatkan mutu dan nilai tambah produk pangan, bersifat ramah lingkungan, kuat tidak berbahaya bagi kesehatan konsumen, ramah lingkungan serta mampu mempercepat penyajian makanan.

II.                  Bahan- Bahan Pembuat
Komponen utama penyusun edible film dikelompokan menjadi tiga, yaitu hidrokoloid, lipida, dan komposit. Hidrokoloid yang dapat digunakan untuk membuat edible film adalah protein (gelatin, kasein, protein kedelai, protein jagung dan gluten gandum) dan karbohidrat (pati, alginat, pektin, gum arab, dan modifikasi karbohidrat lainnya), sedangkan lipid yang digunakan adalah lilin/wax, gliserol dan asam lemak. Dan komposit adalah bahan yang didasarkan pada campuran hidrokoloid dan lipida. Bahan tambahan lain yaitu plastisizer adalah bahan organic dengan berat molekul rendah yang ditambahkan dengan maksud untuk memperlemah kekuatan dari polimer sekaligus meningkatkan fleksibilitas dan ekstensibilitas polimer.

III.                Proses Pembuatan
Pembuatan edible film meliputi beberapa tahap, diantaranya pembentukan suspensi pati, pencampuran larutan pembentuk film yaitu suspensi pati, CMC dan gliserol, pemanasan campuran pembentuk film, penghilangan gas terlarut, pencetakan dan perataan film dan pengeringan edible film.
Proses pembuatan edible film dimulai dari pelarutan bahan dasar berupa hidrokoloid, lipida, atau komposit, kemudian dilakukan penambahan plastisiser. Campuran dipanaskan dengan suhu 55-700C selama 15 menit.film dicetak dengan menuangkankan adonan pada permukaan lembar polietilen yang licin menggunakan autocasting machine. Didiamkan beberapa jam pada suhu 350C dengan RH 50%. Kemudian dikeringkan selama 12-18 jam pada suhu 300C RH 50%dan disimpan dalam ruang selama 24 jam menggunakan suhu dan RH ambient. Cara pelapisan untuk edible coating adalah pencelupan, penyemprotan, atau penuangan.
Pembuatan larutan edible film dari selulosa adalah sebagai berikut: metilselulosa dilarutkan di dalam campuran air dan etanol (1:2). Etanol ditambahkan terlebih dahulu, dan diaduk dengan magnetik stirrer skala tiga selama sepuluh menit, kemudian diikuti dengan penambahan air dan tetap diaduk selama sepuluh menit. Metilselulosa yang sudah cukup larut dipanaskan di dalam penangas air pada suhu 85 derajat Celcius, selama 15 menit. Konsentrasi metilselulosa yang ditambahkan adalah 1,00% dan 1,25%. Kemudian larutan diaduk lebih cepat yaitu pada skala empat. Gliserol kemudian ditambahkan pada suhu 55-60 derajat Celcius. Lilin lebah ditambahkan setelah suhu mencapai 67-70 derajat Celcius. Pengadukan tetap dilakukan sampai lilin lebah larut sempurna. Konsentrasi lilin lebah yang dapat digunakan adalah 0,1%; 0,3%; dan 0,5%. Pemanasan dan pengadukan terus berlanjut hingga suhu mencapai 67-72 derajat Celcius, selama lebih kurang 30 menit. Larutan pembentuk film tersebut banyak mengandung gelembung-gelembung udara terlarut. Gelembung-gelembung udara akan tampak pada film yang telah kering seperti lubang-lubang yang mengganggu penampakan film dan hasil analisa. Oleh karena itu, gelembung-gelembung gas perlu dihilangkan dengan pompa vakum selama 3 menit. Proses ini berlangsung sampai gelembung udara tidak terbentuk lagi. Larutan yang dihasilkan didinginkan.

IV.                Sifat Fisik Dan Mekanis
Sifat fisik yang digunakan sebagai parameter mutu edible film adalah ketebalan film, warna, suhu transisi gelasdan aw.
Karakteristik mekanik edible film adalah kuat tarik (tensile strength), kuat tusuk (puncture strength), persen pemanjangan (elongation to break), dan elastisitas (elastic modulus).

V.                  Kelebihan Dan Kekurangan
Kelebihan edible film yang dibuat dari hidrokoloid diantaranya memiliki kemampuan yang baik untuk melindungi produk terhadap oksigen, karbondioksida dan lipid serta memiliki sifat mekanis yang diinginkan dan meningkatkan kesatuan struktural produk. Kelemahannya, film dari karbohidrat kurang bagus digunakan untuk mengatur migrasi uap air sementara film dari protein sangat dipengaruhi oleh perubahan pH.
Kelebihan edible film dari lipid adalah memiliki kemampuan yang baik untuk melindungi produk dari penguapan air atau sebagai bahan pelapis untuk mengoles produk konfeksioneri. Kekurangannya adalah penggunaannya dalam bentuk murni terbatas karena integritas dan ketahanannya tidak terlalu baik.
Edible film dari komposit (gabungan hidrokolid dan lipid) dapat meningkatkan kelebihan dari film hidrokoloid dan lipid, serta mengurangi kelemahannya.
Kelebihan kemasan edibel selain dapat melindungi pangan, kemasan ini aman dikonsumsi bersamaan dengan pangan yang dibungkus.

VI.                Aplikasi Pada Produk Pertanian
Edible film diaplikasikan pada makanan dengan cara pembungkusan, pencelupan, penyikatan atau penyemprotan. 
Contoh pangan yang menggunakan kemasan edible diantaranya, produk pangan seperti sosis,pizza, confectionary disamping itu juga digunakan sebagai pelindung produk buah-buahan seperti buah apel, buah peer dsb.

VII.              Pustaka

Sumber : Farmamin dan Perbekalan Kesehatan dan( Dikutip :Dra.Efriza/Direktorat Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan)
Diposkan oleh Berani Tampil Beda
di 06:49 sumber; http://agus89smart.blogspot.com/2009/07/peper.html

Senin, 13 Februari 2012

gimana sih rasanya 'PACARAN' itu?? (udah lupa, hhe)

terinspirasi dari siapakah the love story ini?? Entahlah. pastinya ini adalah kisah nyata yang ini dituangkan dalam tulisan ini.

Wanita ini tidak begitu cantik, yah kalo boleh di bilang sih pas2an dengan tinggi berkisar 155cm dan berat 55kg dapat dikatakan  kurang ideal yah, dengan muka bulat dan berbalut jilbab yang anggun dia adalah Ninta. kisah cinta nya dimulai dari kecil, biasa cintanya anak kecil kan cinta monyet...hihi

Di mulai sejak aku masih duduk di TK aku tuh udah suka dengan temanku, dia ketua kelas d kelasku. Gak munafik lah sebagai peremmpuan pastinya suka dengan cowok yang tampan dan terkenal donk.... aku suka dengan Mr.P karena rumah aku dan dia satu arah. jika aku tidak di jemput aku selalu pulang dengan nya sambil bercanda2 gitu dehh. dia cowok yang manis, tampan, hmm perhatian lagi tp sayang ini bkan cinta hanya perasaan suka anak-anak saja.

kemudian saat aku melanjutkan ke SD rasa suka itu hadir lagi saat aku duduk di kelas 5 SD (maklum mendekati masa puber,,hhi). aku suka dengan cowok yang baru pindah dari sebuah sekolah terpandang di kotaku. dia pindah karena ibunya mengajar di Sd ku. pertama kali melihatnya aku menilai dirinya cowok yang pinta, kalem dan gak banyak tingkah kayak temen2 yang lain yang ada di sekolahku. pernah suatu saat dia meminjam buku ke rumah,, uhh rasanya seneng bangat waktu dia dateng k rumah,, hhe. sempet ngobrol2 sedikit sih sebelum dia pulang. tapi lama kelamaan rasa suka itu ilang karena lagi2 itu hanya perasaan anak kecil yang gk banget deh,,(kalo ingt jadi malu sendiri).

lanjut lagi waktu kelas 6 aku suka denngan teman ngaji ku namanya Mr.A dia lebih tua dariku sekolahnya di smp samping sekolahku. awalnya dari becandaan saat mengaji kemudian timbullah rasa suka dengannya, tak di sangka ternyata dia juga suka denganku. sampai sekian bulan aku selalu jadi ejekan tman2 kalo lagi deket dia. entah kenapa sampai aku masuk SMP yang sama dengan nya, dia belum juga menyatakan perasaan nya langsung (istilahnya nembak githu,, hhe). dengan dunia baru dan teman2 baru lagi2 aku suka dengan cowok dengan badan yang tinggai juga cool' bernama Mr.An tapi sayang hanya suka aja coz dia banyak yang suka pastinya banyak sainagn dan yang pastinya lagi aku sudah tersingkir jauh2.. tapi sampai aku lulus SMP dan melanjutkan k SMA aku masih  menjalin hubungan yang gk jelas dengan Mr.A sampai pertengahan semester diam2 ada teman sekelasku yang suka dengan ku namanya Mr. S. dia termasuk anak Gaul d kelasku karena yang laenya hmm gitu deh.. hhe.. karena adanya peraturan yang mewajibkan siswanya tidak boleh pacaran akhirnya hanya lewat ajah deh cintanya.

satu tahun di Sebuah SMA swata d pulau jawa aku pindah ke SMA d pulau sumatrra.. entah karena dulu aku pernah berucap dengan seorang kawan kalo nanti aku jadi pindah pasti aku akan pacaran dan hanya sekali ajah pacaran. dan ternyata benar hanya 3bulan aku jadi anak baru aku sudah pacaran dengan Mr.H. dengan dia aku merasakan ini lah yang di sebut CINTA. pertama aku liat dia aku terpana bukan karena ketampanannya tapi dia sosok laki2 yang menarik. dia yang mewarnai hari2 ku selama 1 tahun 2 bulan. dengan dia aku belajar banyak hal. yang paling berkesan aku dapat satu pelajaran penting tentang keluarga dan kehidupan. dia yang mengajari aku apa itu bahagia, apa itu sedih, sakit hati, marah, dan ketulusan cinta. tapi sayang mungkin aku bukan pilihan hatinya yang tepat karena aku di tinggalkan saat kami duduk di kelas 3 saat kami gak sekelas lagi. pada situasi seperti itu ada rasa kecewa yang sangaat memuncak. semua yang aku impikan dan aku khayalkan tiba2 hilang begitu saja seperti istana pasir yang tersapu ombak., hilang tiada berbekas. sejak saat itu hingga usiaku kini menginjak 23 tahun aku pun belum menemukan cinta itu sampai aku lupa apa itu rasanya mencintai dan dicintai, menyayangi dan di sayangi.

Nah, ini lah love story kita kalii ini. . . semoga dapat menjdi bacaan iseng aja. Arigatoo Gozaimasu mina san ^^v


Akai yuuyake futariwa miteta, kitto hanaretemo onaji sorawo. Senja merah dulu kita lihat berdua, walau kini terpisah tetaplah langit yg sama. #garnetcrow